Menu

Mode Gelap

Properti & Investasi · 2 Agu 2025 09:39 WIB

Properti vs Instrumen Lain: Mengapa Investasi Real Estate Masih Menarik?


					Properti vs Instrumen Lain: Mengapa Investasi Real Estate Masih Menarik? Perbesar

Pilihan investasi semakin beragam di era digital. Kini, Anda bisa memilih antara saham, reksa dana, emas, bahkan aset kripto. Meskipun begitu, investasi properti atau real estate tetap menjadi andalan bagi banyak investor.

Mengapa properti tetap menarik saat instrumen lain tampak lebih cepat memberi imbal hasil? Mari kita bahas alasannya secara lengkap.


1. Properti Memberi Aset Nyata dan Berwujud

Investor sering merasa lebih tenang saat memiliki aset fisik. Properti bisa Anda lihat, gunakan, dan kelola langsung. Berbeda dengan saham atau kripto yang tidak bisa disentuh, properti memberi rasa kepemilikan yang nyata.

Aset fisik juga membantu Anda menghindari fluktuasi tajam yang kerap terjadi di pasar keuangan digital.


2. Nilainya Cenderung Naik dari Tahun ke Tahun

Harga properti biasanya naik seiring waktu. Faktor seperti pertumbuhan penduduk, keterbatasan lahan, dan pengembangan infrastruktur mendorong kenaikan tersebut.

Sementara itu, saham atau kripto bisa mengalami penurunan tajam hanya dalam hitungan hari karena sentimen pasar atau isu global.


3. Properti Menghasilkan Pendapatan Pasif

Anda bisa menyewakan properti untuk mendapatkan penghasilan bulanan. Misalnya:

  • Rumah tinggal
  • Apartemen
  • Kos-kosan
  • Ruko atau unit usaha
  • Vila untuk sewa harian

Berbeda dengan saham yang perlu menunggu dividen atau penjualan, properti langsung memberikan arus kas yang rutin.

Baca Juga:
Sofa dan Rak, Dua Elemen yang Bikin Ruang Tamu Lebih Hidup

4. Anda Bisa Mengelola Risiko Lebih Mudah

Jika Anda memilih lokasi strategis dan memastikan legalitas lengkap, risiko properti bisa dikendalikan. Tidak seperti pasar saham yang rentan gejolak global, properti bergantung pada kondisi lokal.

Faktor seperti infrastruktur, akses transportasi, dan fasilitas sekitar memengaruhi nilai properti secara signifikan.


5. Properti Memiliki Manfaat Tambahan

Selain menghasilkan keuntungan finansial, properti bisa Anda gunakan sendiri. Anda bisa tinggal di dalamnya, mengelola sebagai tempat usaha, atau menyimpannya sebagai warisan keluarga.

Instrumen seperti reksa dana, kripto, atau emas tidak menawarkan manfaat penggunaan langsung seperti ini.


6. Kelebihan Instrumen Lain yang Perlu Anda Pertimbangkan

Meskipun properti memiliki banyak kelebihan, beberapa instrumen lain juga menawarkan keuntungan:

  • Saham dan reksa dana lebih likuid dan mudah dijual kapan pun
  • Deposito memberikan keamanan tinggi dan jaminan lembaga keuangan
  • Kripto dan emas menawarkan pertumbuhan cepat (dengan risiko lebih tinggi)

Properti memang stabil, tetapi kurang likuid. Proses jual beli memerlukan waktu dan biaya tambahan. Selain itu, Anda juga harus mengelola biaya perawatan dan pajak secara berkala.


Kesimpulan: Mana yang Paling Tepat?

Properti tetap menjadi investasi jangka panjang yang aman dan menguntungkan. Anda bisa mendapatkan pendapatan pasif sekaligus menjaga nilai kekayaan secara konsisten.

Namun, tidak ada satu instrumen yang cocok untuk semua orang. Anda sebaiknya membangun portofolio investasi yang seimbang. Kombinasikan properti dengan instrumen lain agar keuangan Anda tetap tumbuh dan terjaga di berbagai kondisi ekonomi.

Baca Juga:
Terlihat Sepele tapi Fatal! Ini 7 Kesalahan Pembeli Rumah Baru

Ingatlah, properti bukan hanya tempat tinggal. Jika dikelola dengan baik, aset ini bisa bekerja menghasilkan uang sambil Anda tidur.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

Baca Lainnya

Analisis Mendalam Peluang dan Risiko Investasi Properti di Bandung

2 September 2025 - 15:20 WIB

Tips Menawar Properti atau Rumah agar Deal Lebih Mudah

30 Agustus 2025 - 12:18 WIB

Cara Untung dari Properti: Strategi Flipping untuk Pemula

9 Agustus 2025 - 10:48 WIB

Untung atau Buntung? Kupas Tuntas Investasi Tanah Kavling dari A sampai Z

8 Agustus 2025 - 10:20 WIB

Terlihat Sepele tapi Fatal! Ini 7 Kesalahan Pembeli Rumah Baru

7 Agustus 2025 - 09:33 WIB

Bangun Portofolio Aset Lewat Investasi Kontrakan yang Stabil

6 Agustus 2025 - 13:36 WIB

Trending di Properti & Investasi